Menjalani Research Fellowship di East-West Center-Washington DC-Amerika Serikat

Mulai bulan Januari 2023, Dosen Hubungan Internasional Unpar, Prof. Sukawarsini Djelantik, menerima beasiswa penelitian (fellowship) dari East West Center (EWC) di Washington DC. EWC merupakan Lembaga yang mendukung hubungan baik dan saling pengertian diantara masyarakat AS dan kawasan Indo-Pasifik. EWC yang berdiri tahun 1960 ini mendanai program-program kerjasama, penelitian, pelatihan dan dialog bagi akademisi dan non-akademisi (wartawan, pemerintah dan swasta).
EWC menjadi sumber informasi dan analisis untuk masalah-masalah yang menjadi perhatian bersama di kawasan. EWC melakukan berbagai upaya seperti pertukaran, meningkatkan keahlian, dan menyusun kebijakan pemerintah.

Sebagai bagian dari diplomasi publik AS, EWC telah memiliki 68 ribu alumbi dan didukung 1100 organisasi mitra. Orangtua Presiden Barrack Obama merupakan alumni-alumni EWC di Honolulu, Hawaii, yang juga menjadi bagian dari Universitas Hawaii. Pemilihan karena lokasi geografisnya yang strategis, terletak diantara Asia dan AS. EWC dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas penelitian, asrama dan konferensi berskala internasional.

Saat ini EWC diketuai oleh Presiden Suzanne (Suzy) Puanani-Vares-Lum, yang berkantor di Honolulu, Hawaii. Pada tanggal 6-10 Februari, Ibu Suzy Vares-Lum yang purna tugas pada Angkatan Darat AS berpangkat Mayor Jenderal, berkunjung ke Washington DC. Kehadiran beliau salah satunya untuk meluncurkan publikasi “Japan matters for America-America Matters for Japan”, di Capitol Hill, Gedung Senat AS.
Pada sambutan pembukaan, President Suzy menekankan pentingnya dialog dengan masyarakat di Kawasan Indo-Pasifik. Keberadaan the EWC sebagai institusi pendukung diplomasi publik AS menjadi jembatan komunikasi untuk meningkatkan saling pengertian yang berujung pada keamanan Kawasan. Maka keterlibatan dosen Hubungan Internasional Unpar, diharapkan dapat memberikan perspektif mengenai peran Indonesia dan ASEAN pada konteks kawasan Indo-Pasifik.